Ternyata, Begini Cara Investasi Reksadana BNI Syariah!

Ternyata, ada loh produk investasi syariah yang dalam penerapannya beracuan pada prinsip-prinsip syariah. Tidak percaya? Nyatanya ini ada produk reksadana Syariah dari BNI. Anda tertarik dan ingin tahu lebih lanjut perihal Reksadana BNI Syariah? Simak ulasan terkait cara investasi reksadana BNI Syariah dan informasi lainnya dalam ulasan berikut!

Investasi Reksadana BNI Syariah, Apa itu?

Reksadana BNI Syariah merupakan salah satu jenis reksadana yang dalam penerapannya menerapkan prinsip-prinsip syariah. Reksadana tersebut telah terdaftar di daftar efek syariah yang secara resmi dikeluarkan oleh OJK atau Otoritas Jasa Keuangan.

- Advertisement -

Reksadana BNI Syariah bertujuan untuk mendapatkan pertambahan nilai investasi dengan mengoptimalkan nilai investasi dalam efek syariah. Sebagaimana efek syariah yang dimaksud adalah ekuitas dan instrumen pasar uangnya sesuai dengan prinsip-prinsip syariah yang diterapkan pada pasar modal. Berikut merupakan prinsip-prinsip tersebut:

  • Pembelian minimum dapat dilakukan dengan nilai uang Rp 100.000,-
  • Minimum, komposisi portofolionya adalah 80% pada efek Syariah.
  • Sedangkan komposisi maksimumnya adalah 20% pada efek syariah.
  • Efek yang dijadikan sebagai portofolio adalah saham syariah, efek syariah, sukuk, dan efek lain yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah pasar modal

Tidak sama dengan reksadana pada umumnya atau konvensional, dalam reksadana BNI syariah akan ada proses pembersihan kekayaan. Pembersihan tersebut dilakukan untuk memenuhi kriteria syariah. Jadi, jika ditemukan unsur-unsur non halal pada reksadana tersebut, maka ada kemungkinan reksadana tersebut tidak lagi masuk dalam kategori reksadana syariah. Lantas bagaimana cara investasi reksadana BNI syariah?

Cara Investasi Reksadana BNI Syariah

Setelah mengetahui apa itu reksadana BNI syariah, selanjutnya adalah mengetahui cara melakukan investasi reksadana Syariah BNI. Berikut merupakan cara investasi yang harus diperhatikan:

1. Sediakan Rp 100.000

Tidak butuh uang banyak untuk bisa membeli reksadana BNI syariah. Anda hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp 100.000 saja. Selanjutnya, Anda tidak perlu menaruh kembali uang sebesar Rp 100.000 di transaksi berikutnya. Jadi cukup sediakan itu saja.

2. Tidak Harus Melakukan Investasi Setiap Bulan

Jika Anda beranggapan bahwa investasi reksadana BNI syariah harus dilakukan setiap satu bulan, itu salah besar. Sebab tidak ada kewajiban tertulis untuk melakukan investasi setiap bulannya. Anda dapat dengan bebas melakukan investasi sesuai keinginan.

3. Pilihlah Reksadana Berdasarkan Informasi dari IPOT

Selanjutnya, untuk dapat melakukan investasi produk reksadana BNI Syariah, pastikan anda telah mengetahui daftar reksadana yang tersedia. Anda dapat mencari tahu melalui IPOT. Umumnya Reksadana akan dibagi menjadi empat, yaitu money market, fixed income, balanced, dan equity. Anda dapat memilih semua atau salah satunya saja.

Demikian informasi terkait Reksadana BNI Syariah dan cara investasi reksadana BNI Syariah. Ingat, Reksadana syariah tidak sama dengan reksadana konvensional, jadi sebelum melakukan transaksi pastikan Anda telah memahami syarat-syaratnya. Pelajari dan pahami cara melakukan transaksi Syariah seperti halnya Anda mempelajari cara beli saham luar negeri.

TERKAIT: Rekening BNI-mu Cuma Buat Tabungan? Buruan Simak Cara Beli Reksadana di BNI, Tabunganmu Pasti Tambah Berisi!

1,018FansLike
5,900FollowersFollow
0FollowersFollow

Latest Posts

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Dapatkan artikel terbaru melalui email Anda