Cara Memulai Reksadana bagi Pemula agar Untung

Cara Memulai Reksadana bagi Pemula – Mirip seperti cara beli saham di Ajaib, sekarang Anda juga bisa membeli reksadana dengan cara yang lebih mudah. Soalnya, sudah banyak platform investasi reksadana, bahkan untuk pemula sekalipun. Dan dalam artikel ini, Anda bisa temukan tips cara memulai reksadana bagi pemula agar investasi Anda bisa menghasilkan untung. Apa saja, ya?

Cara Memulai Reksadana bagi Pemula

Apa Saja Jenis Reksadana?

- Advertisement -

Sebagai pemula, Anda perlu ketahui dulu apa saja jenis reksadana sebelum mulai berinvestasi.

  1. Reksadana pasar uang, yaitu reksadana yang ditempatkan di instrumen pasar uang. Contohnya Sertifikat Bank Indonesia (SBI), obligasi dengan jatuh tempo di bawah 1 tahun, deposito berjangka, dan Surat Berharga Pasar Uang (SBPU).
  2. Reksadana pendapatan tetap, yaitu reksadana yang ditempatkan di obligasi (efek utang) yang komposisinya minimal 80%. Obligasi atau surat utang yang dimaksud bisa merupakan obligasi korporasi maupun pemerintah.
  3. Reksadana saham, yaitu reksadana yang ditempatkan di saham dengan komposisi minimal 80%, dan sisanya ditempatkan di pasar uang (20%).
  4. Reksadana campuran, yaitu reksadana yang ditempatkan di beragam jenis instrumen keuangan sekaligus.

Bagaimana Cara Hitung Jangka Waktu Investasi?

Setelah Anda tentukan apa jenis investasi reksadana yang Anda kehendaki, cara berikutnya adalah menghitung jangka waktu yang Anda butuhkan atau kehendaki untuk investasi reksadana Anda.

  • Investasi 1-3 tahun – reksadana pendapatan tetap.
  • Investasi 3-5 tahun – reksadana campuran.
  • Investasi jangka panjang di atas 5 tahun – reksadana saham.

Anda bisa tentukan instrumen reksadana Anda berdasarkan karakteristiknya maupun berdasarkan jangka waktu investasi yang Anda kehendaki.

Bagaimana Memilih Reksadana yang Legal?

Aspek legalitas juga wajib Anda perhatikan sebagai bagian dari cara memulai reksadana bagi pemula. Karena jika reksadananya legal, tentu dana investasi Anda terjamin aman. Pasalnya, investasi reksadana yang bodong dan berujung penipuan pasti bukan investasi resmi.

Pastikan reksadana memiliki izin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan manajer investasi sebagai pengelola reksadana juga mengantongi izin resmi. Status legalitas manajer investasi juga bisa Anda cek di OJK.

Bagaimana Cara Memahami Prospektus?

Sebagai seorang pemula, memahami prospektus adalah hal yang wajib Anda lakukan. Soalnya, prospektus memuat semua informasi penting mengenai reksadana yang perlu Anda ketahui.

Contohnya perizinan, kebijakan investasi, manajer investasi, biaya-biaya investasi, dan bahkan prosedur atau tata cara jual-beli reksadana.

Tak hanya sebatas membaca, Anda juga wajib memahami apa isi prospektus. Jika ada hal yang membingungkan dan perlu Anda tanyakan, Anda bisa langsung bertanya pada perusahaan reksadana maupun manajer investasi.

Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan seluruh informasi penting serta memahami isi prospektus dengan baik dan mendalam. Apalagi prospektus adalah salah satu kriteria investasi reksadana legal dan sehat, tepatnya karakteristik transparansinya.

TERKAIT: Ingin Mulai Bermain Saham? Ketahui Dulu Cara Bermain Saham di Bibit yang Mudah bagi Pemula

1,018FansLike
5,900FollowersFollow
0FollowersFollow

Latest Posts

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Dapatkan artikel terbaru melalui email Anda