2 Investasi Paling Aman Untuk Pemula

Investasi Paling Aman Untuk PemulaSering kali kita membaca berita tidak sedap tentang korban investasi bodong, atau penipuan dengan skema ponzi yang mengatasnamakan investasi. Padahal, pemerintah terus berupaya untuk mengingkatkan partisipasi publik untuk menginvestasikan penghasilannya dalam instrumen keuangan. Lalu, apakah ada produk investasi yang aman bagi pemula? Tentu saja ada! Simak ulasan berikut ini untuk tahu investasi apa saja yang aman bagi pemula.

2 Investasi Paling Aman Untuk Pemula

1. Reksa dana

Reksa dana merupakan salah satu produk investasi yang memiliki risiko lebih kecil bila dibandingkan investasi pasar modal. Reksa dana terbagi dalam empat jenis, yaitu reksa dana pasar uang, reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap, dan reksa dana pasar saham.

- Advertisement -

Keempat macam reksa dana tersebut dibagi berdasarkan alokasi pembelanjaan aset oleh manajer investasi. Para investor pemula dapat memilih berdasarkan profil risiko keuangan masing-masing.

Di antara keempat jenis reksa dana tersebut, reksa dana pasar uang merupakan instrumen yang paling aman bagi pemula. Tingkat penurunan nilai aktiva bersih (NAB) reksa dan pasar uang tidak sefluktuatif reksa dana lain yang lebih berisiko, seperti reksa dana campuran dan reksa dana saham.

Namun, investor pemula tetap perlu cermat dan teliti sebelum membeli produk reksa dana pasar uang yang dinilai memiliki kinerja baik dan memberi keuntungan optimal.

TERKAIT: Cara Melakukan Investasi Reksadana untuk Pemula

2. Surat Berharga Negara (SBN)

Surat berharga negara (SBN) juga merupakan instrumen investasi yang minim risiko. Risiko gagal bayar dalam investasi ini hampir dipastikan nol persen karena negara bertanggung jawab penuh dalam pengelolaan dana investasi yang dihimpun dari publik. 

Disiplin investasi

Sebagai investor pemula, baiknya juga tidak langsung berinvestasi dalam jumlah besar. Sebaiknya, investasi untuk pemula dilakukan secara berkala, yakni pembelian reksa dana secara rutin setiap bulan. Cara ini akan meminimalkan investor dari risiko penurunan NAB serta membantu investor pemula untuk lebih disiplin dalam mengelola keuangan. Banyak bank yang menyediakan fitur autodebet untuk nasabah yang ingin secara rutin berinvestasi di reksa dana.

Sebaiknya, investor pemula juga rajin mengikuti berita dari portal berita ekonomi agar selalu mendapat informasi terbaru tentang obligasi/SUN yang ditawarkan oleh pemerintah. Hal ini tentu baik untuk meningkatkan kesadaran investor pemula akan pentingnya menginvestasikan dana demi masa depan.

Penulis: Nusa

1,018FansLike
5,900FollowersFollow
0FollowersFollow

Latest Posts

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Dapatkan artikel terbaru melalui email Anda