Di sesi Structure and Written Expression TOEFL PBT/ITP, salah satu jebakan paling sering muncul adalah incomplete independent clauses—fragmen kalimat utama yang kehilangan unsur inti sehingga tidak membentuk kalimat lengkap. Penulis buku menegaskan bahwa soal tentang Independent Clauses kerap menyumbang sekitar 20% butir tes di bagian Structure; kira-kira 3–4 soal per tes akan menguji “incomplete main clause” seperti ini.
Incomplete Independent Clauses di TOEFL
Apa itu Independent Clause?
Independent clause (kalimat utama) memiliki subjek dan predikat (verbal) serta berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap. Dalam buku, struktur kalimat dijelaskan bertahap:
-
Kalimat tunggal (simple) terdiri atas satu clause.
-
Kalimat majemuk setara (compound) menggabungkan dua kalimat tunggal melalui konjungsi koordinatif (mis. and, but).
-
Kalimat majemuk bertingkat (complex) mengandung main clause + dependent clause (adverb, noun, atau adjective clause).
Contoh-contoh di materi juga memperlihatkan bagaimana main clause dapat dikombinasikan dengan adverb/noun/adjective clause—namun fokus pelajaran ini memang main clause-nya terlebih dahulu.
2) Mengapa “Incomplete Independent Clause” Berbahaya?
Pada soal Part A – Structure, Anda sering diberi sepotong kalimat dengan satu posisi kosong. Tugas Anda adalah melengkapi unsur inti yang hilang, biasanya salah satu dari:
(a) subject, (b) verb (atau kombinasi subjek-verba), (c) object, atau (d) complement.
Buku menekankan bahwa yang sering “dihilangkan” justru bagian dari subject/verb atau kombinasi subject–verb, bukan selalu seluruh unit secara utuh; karenanya, Anda perlu mengenali inti predikat, bantuan kata kerja (auxiliary), dan peran objek/pelengkap dengan cepat.
3) Anatomi Kalimat: Subject, Predicate, Verb, Object, Complement
3.1 Subject
Definisi: bagian yang menjadi topik—tentang siapa/apa kalimat berbicara.
Posisi:
-
Umumnya di awal kalimat, tetapi dapat muncul setelah predikat (pada inversi) atau di akhir struktur tertentu. Contoh pola yang diulas di buku:
-
An experienced pilot was at the controls… (subjek di depan)
-
…was an experienced pilot (subjek di belakang/inversi)
-
Cara mengidentifikasi: fokus pada “dibicarakan tentang siapa/apa” dalam kalimat tersebut.
Bentuk subjek (sering dibutuhkan untuk melengkapi fragmen): kata benda, frasa benda (noun phrase), atau kata ganti.
Catatan cepat: subjek bisa berupa frasa panjang (mis. A sudden increase in prices), sehingga trik paling aman adalah menemukan kata inti (head noun) yang berpasangan dengan verba utama.
3.2 Predicate & Verb
Buku menggarisbawahi bahwa Predicate adalah bagian yang menyatakan sesuatu tentang subjek—di dalamnya terdapat verb sebagai inti.
Variasi posisi predikat (penting untuk mengenali inversi):
-
Sesudah subjek: The parking lot is next to the stadium.
-
Sebelum subjek (inversi): Next to the stadium is the parking lot.
-
Terpisah sebagian sebelum/ sebagian sesudah subjek (pola tanya): Is the parking lot next to the stadium?
| No | Kalimat (parafrase dari materi) | Predicate (inti yang menyatakan sesuatu tentang subjek) |
|---|---|---|
| 1 | The temperature dropped suddenly. | dropped suddenly |
| 2 | Has the plane landed? | has landed |
| 3 | Under the tree lay many rotting apples. | under the tree lay |
| 4 | Has our teacher recovered from the flu? | has recovered from the flu |
| 5 | Behind the wheel was my sister Maria. | behind the wheel was |
| 6 | How comfortable these new seats are! | how comfortable are |
| 7 | Finally, the suspect surrendered to the police. | surrendered to the police |
| 8 | A flock of seagulls landed on the beach. | landed on the beach |
Inti predikat = Verb. Predikat bisa memuat auxiliary + main verb (mis. has been, should take, would have had), dan dapat berbentuk aktif maupun pasif.
3.3 Object & Subject Complement
-
Direct object biasanya hadir setelah verb transitif. Yang sering muncul sebagai objek: noun, noun phrase, atau pronoun (him/her/it/them).
-
Subject complement (bukan objek) digunakan setelah linking verb seperti to be atau non-action verbs (seem, become, appear). Dua jenis yang ditekankan: predicate nominative (nomina) dan predicate adjective (adjektiva). Contoh di buku: She is an architect (predicate nominative), The teacher seemed upset (predicate adjective).
4) Pola Kekurangan yang Paling Sering Diujikan
Materi merumuskan fokus utama soal “incomplete independent clause” pada unsur yang hilang—sering kali bagian dari subjek/verb/kombinasi subjek-verba.
4.1 Missing Verb (atau Main Verb)
Kalimat tampak punya subjek, tetapi tidak memiliki main verb yang sah.
Gejala khas:
-
Hanya ada V-ing (participle/gerund) tanpa auxiliary yang tepat.
-
Hanya ada past participle tanpa auxiliary (membentuk frasa pasif tak lengkap).
-
Hanya muncul kata benda/frasa keterangan setelah subjek.
Contoh analisis (berdasarkan pola bahasan buku):
The art of storytelling ___ almost as old as humanity.
Pilihan yang sah untuk main verb adalah bentuk be (mis. is), bukan that is (mengantar klausa relatif), bukan it is (menggandakan subjek), dan bukan being (V-ing tidak bisa menjadi main verb sendirian). (Argumen analisis diadaptasi dari pembahasan contoh buku).
Kiat cepat
-
Lacak auxiliary (mis. is, are, was, were, has, have, had, will, would, should) → kalau tidak ada dan bentuknya bukan verb finite, kemungkinan verba utama yang hilang.
-
Hati-hati pada -ing (being, doing) dan past participle (done, seen) yang tampak seperti verba, tetapi bukan main verb tanpa pendamping (auxiliary).
4.2 Missing Subject
Kalimat menyajikan predikat tetapi tanpa subjek jelas—misalnya karena inversi atau struktur pembuka (under the tree, behind the wheel, finally). Periksa apakah subjek benar-benar hadir atau justru menghilang akibat pola inversi. Tabel posisi predikat di atas membantu Anda mengenali bentuk tak lazim tersebut.
4.3 Missing Object
Jika verba transitif muncul tanpa objek, periksa apakah soal memang menguji pelengkap (bukan objek) atau memang objeknya yang dihilangkan. Ingat: objek tipikal berupa noun, noun phrase, atau pronoun.
4.4 Missing Complement
Sesudah linking verb, yang dibutuhkan adalah complement, bukan objek. Soal kerap menuntut Anda memilih noun/adjective yang berfungsi sebagai subject complement.
5) Prosedur 5 Langkah Mengatasi Soal “Incomplete Independent Clause”
-
Potret Unit Inti
Tandai **(S)**ubjek dan **(V)**erba terlebih dahulu—cukup 2–3 detik. Jika salah satu hilang, fokus pilihan pada kandidat yang memperbaiki inti S–V. (Materi menekankan pentingnya Subject & Predicate sebagai bagian utama klausa). -
Kenali Pola Verba
Apakah perlu auxiliary? Apakah bentuk pasif? Apakah yang tampil baru -ing/-ed tanpa penopang? (Lihat ringkasan auxiliary + main verb). -
Uji Jenis Verba
Jika verba adalah linking (be, seem, appear), maka cari complement yang wajar (nomina/adjektiva), bukan objek. -
Waspadai Inversi & Pembuka Frasa
Struktur seperti Under the tree…, Behind the wheel… dapat menempatkan predikat sebelum subjek—pastikan subjeknya ada dan tidak terduplikasi. -
Saring Distraktor
Coret pilihan yang:-
menambah subjek kedua (it is/there are yang tidak perlu),
-
memberi konjungsi/relatif (“that/which”) padahal tidak diperlukan,
-
memunculkan V-ing sebagai main verb tanpa auxiliary (tidak sah). (Lihat analisis distraktor pada contoh di buku).
-
6) Contoh-contoh Bertahap (Dibedah)
Contoh A – Missing Verb
The museum’s new wing ___ open to the public next month.
Analisis: Ada subjek (The museum’s new wing). Yang dibutuhkan adalah verba finite (mis. is atau will be). Bentuk being tidak sah sebagai main verb. (Bandingkan logika analisis dengan contoh di buku).
Contoh B – Inversi Subjek
Across the valley stand several ancient temples.
Analisis: Predikat stand muncul sebelum subjek; subjek = several ancient temples. Jangan mencari subjek lain—hindari menggandakan subjek. (Rujuk pola posisi predikat).
Contoh C – Complement vs Object
The new manager seems ___ . → (seems + complement)
Jawaban yang tepat: adjektiva/nomina pelengkap (mis. capable/a professional), bukan objek langsung. (Rujuk pembahasan subject complement).
Contoh D – Transitif Membutuhkan Objek
The committee approved ___ . → butuh objek (NP/pronomina). (Rujuk jenis bentuk objek).
Contoh E – Auxiliary + Main Verb
The results have ___ released. → perlu been (aux) untuk membentuk pasif have been released. (Rujuk ringkasan auxiliary + main verb dan bentuk pasif).
7) Bank Latihan Mini (10 Butir) + Kunci Singkat
Petunjuk: Pilih opsi yang melengkapi kalimat menjadi independent clause yang lengkap secara tata bahasa.
-
The latest field report ___ already on your desk.
A. it is B. is C. being D. that is
Kunci: B (butuh main verb is; it is/that is/being tidak tepat). (Bandingkan logika contoh). -
Only after the presentation ___ how complex the project was.
A. the team realized B. did the team realize C. the team was realize D. realizing the team
Kunci: B (inversi setelah Only after). (Lihat pola predikat dan inversi). -
The conference schedule seems ___ .
A. clarity B. clearly C. clear D. to the readers
Kunci: C (linking verb → butuh complement adjektiva). -
The curator placed ___ near the entrance.
A. an interactive display B. very interesting C. to be engaging D. was placed
Kunci: A (verba transitif placed → butuh objek). -
The maintenance logs ___ by external auditors last week.
A. are reviewing B. reviewed C. were reviewed D. review
Kunci: C (butuh bentuk pasif dengan aux; rujuk ringkasan aktif/pasif). -
Along the riverside stands a newly restored warehouse, and ___ a small café.
A. there is B. is C. stands D. it is
Kunci: B/C bergantung paralelisme; jika subjek kedua tersirat sama pola inversi, B (is) ketika a small café dianggap subjek setelah is; atau C jika ingin paralel penuh dengan stands + a small café. (Uji kecocokan pola inversi). -
The new policy has ___ in several departments.
A. been implemented B. implementing C. implementation D. to implement
Kunci: A (has + been + V-ed → pasif sempurna). -
The keynote speaker ___ delayed by heavy traffic.
A. was B. has C. there D. being
Kunci: A (butuh linking verb finite). (Logika missing verb). -
The selection committee considers Dr. Park ___ for the position.
A. highly qualify B. high qualified C. highly qualified D. high qualification
Kunci: C (predicative adjective sebagai complement setelah verba tertentu). -
Inside the old fortress were ___ from the 17th century.
A. a hidden treasure B. hidden treasures C. the treasure is D. there are
Kunci: B (inversi were + subjek jamak hidden treasures; A salah karena singular bertentangan dengan were).
8) Kesalahan Umum & Cara Menghindarinya
8.1 Mengira -ing itu selalu “kata kerja”
-
Fakta: -ing bisa gerund/participle, sehingga bukan main verb kecuali disokong auxiliary (mis. is doing).
8.2 Menambah Subjek Kedua
-
Distraktor seperti it is, there are acap menggandakan subjek; jika subjek sudah ada, tambahan itu justru membuat kalimat tidak gramatikal. (Lihat analisis contoh di materi).
8.3 Salah Bedakan Objek vs Complement
-
Setelah linking verb (be/seem/appear), cari pelengkap (nomina/adjektiva), bukan objek.
8.4 Tersandung Inversi
-
Penanda lokasi/waktu di depan (Under the tree, Behind the wheel, Next to the stadium) dapat memicu inversi; jangan panik—subjek mungkin berada setelah verba. Gunakan tabel posisi predikat sebagai “peta”.
9) Strategi Eksekusi Cepat di Ruang Ujian
-
Baca sekeliling titik kosong: temukan kandidat S dan V. (Materi menekankan S–V sebagai inti klausa).
-
Identifikasi tipe verba: linking vs action; aktif vs pasif; butuh auxiliary atau tidak.
-
Putuskan “objek atau pelengkap” sesuai tipe verba.
-
Cek inversi: apakah subjek muncul setelah verba? (Gunakan pola di bagian Predicate).
-
Hapus distraktor: that/which/it is/there are/being yang tidak diperlukan. (Bandingkan logika analisis contoh).
10) Ringkasan Konsep Kunci (Tabel)
| Unsur | Ringkasan |
|---|---|
| Independent clause | Wajib punya Subject + Predicate (Verb) dan berdiri sendiri. |
| Kombinasi struktur | Main clause dapat dikombinasikan dengan adverb/noun/adjective clause, tetapi fokus sini adalah klausa utamanya. |
| Yang sering hilang | Bagian dari subject, verb, object, atau complement (serta kombinasi subject–verb). |
| Predicate & posisi | Predicate menerangkan subjek; dapat di depan/di belakang subjek (inversi), atau terpisah pada kalimat tanya. |
| Auxiliary + main verb | Predikat dapat memuat auxiliary; bentuk aktif/pasif perlu dikenali cepat. |
11) Latihan Penerapan (Paragraf Analitis)
Bacalah kalimat berikut dan tentukan apa yang hilang:
Under the old cedar tree ___ many tiny mushrooms after the rain.
Keterangan tempat di awal sering memicu inversi. Pastikan ada verba finite dan identifikasi subjek yang menyusul. Solusi mungkin berupa verba (grew/appeared), atau auxiliary + be dalam pasif, tergantung maksud kalimat. (Bandingkan pola inversi pada contoh materi).
The proposed guidelines seem ___ for small laboratories.
Karena linking verb, lengkapi dengan complement (adjektiva/nomina), mis. feasible. (Rujuk subject complement).
The auditors have ___ the archived invoices.
Auxiliary have menuntut past participle (reviewed), atau pola pasif have been reviewed. (Rujuk auxiliary + main verb; aktif/pasif).
Penutup
Menaklukkan soal incomplete independent clauses bukan soal menghafal trik, melainkan mengenali anatomi kalimat: (S) subjek, (V) verba (dengan/ tanpa auxiliary), (O/C) objek/pelengkap, serta pola inversi yang memindahkan urutan biasa. Dengan mempraktikkan pemindaian cepat S–V, menyaring jenis verba, dan membedakan objek vs complement, Anda akan lebih sigap mendeteksi fragmen dan memilih pelengkap yang benar—bahkan di bawah tekanan waktu ujian.
Key Takeaways
-
Independent clause wajib punya S–V; ketiadaan salah satu unsur inti memicu fragmen.
-
Yang diuji biasanya bagian dari subject/verb atau kombinasi subject–verb, bukan sekadar kata acak.
-
Predicate bisa berada sebelum/ sesudah subjek (inversi), terutama setelah keterangan tempat/waktu di depan.
-
Setelah linking verb, yang dibutuhkan adalah subject complement (nomina/adjektiva), bukan direct object.
-
Auxiliary + main verb (aktif/pasif) wajib dikenali cepat; -ing dan past participle bukan main verb tanpa auxiliary.
TERKAIT: Structure and Written Expression TOEFL ITP: Strategi, Pola Soal, & Checklist Anti-Jebakan

Leave a Comment