Reading Comprehension TOEFL adalah bagian yang sering menentukan skor akhir karena menguji kemampuan Anda memahami wacana akademik secara cepat, tepat, dan konsisten. Pada TOEFL ITP/PBT, Section 3 Reading terdiri atas 5 bacaan, 50 soal, durasi 55 menit—sekitar 1 menit per soal, sehingga manajemen waktu dan fokus menjadi krusial.
Di sisi lain, TOEFL iBT (versi internet) yang diperbarui 26 Juli 2023 kini hanya memuat 2 bacaan (~700 kata) × 10 soal dan dikerjakan dalam 35 menit; tes iBT juga dipersingkat total durasinya agar “kurang dari 2 jam.” ETS+2ETS+2
Gambaran Umum Reading Comprehension TOEFL (ITP/PBT)
-
Komposisi Tes: 5 bacaan, 50 soal, 55 menit (≈1 menit/soal).
-
Faktor Penentu Skor Tinggi:
-
Timing (disiplin alokasi waktu), 2) Concentration (konsentrasi penuh).
-
-
Karakter Bacaan: Panjang, bertopik akademik umum; semua informasi jawaban tersedia dalam teks. Topik mencakup Biology (40%), Arts (20%), History (15%), Literature (10%), Biography (15%) (proporsi bersifat panduan frekuensi).
Catatan format iBT (internet-based): Reading iBT sekarang 2 bacaan/20 soal/35 menit; jenis pertanyaan esensial tetap, tetapi jumlah bacaan dikurangi dan navigasi dipersingkat. ETS+2ETS+2
Tabel Ringkas Komposisi (ITP/PBT)
| Komponen | Jumlah |
|---|---|
| Bacaan | 5 |
| Soal | 50 |
| Durasi | 55 menit |
| Alokasi rata-rata | ≈1 menit/soal |
Distribusi Topik Bacaan yang Sering Muncul (ITP/PBT)
| Topik | Perkiraan Porsi |
|---|---|
| Biology | 40% |
| Arts | 20% |
| History | 15% |
| Literature | 10% |
| Biography | 15% |
Implikasi belajar: Prioritaskan kosakata dan bacaan bertema sains-hayat (biology) dan seni (arts) untuk mempercepat familiarity konsep.
Jenis Pertanyaan Reading Comprehension TOEFL & Porsinya (ITP/PBT)
| Jenis Pertanyaan | Porsi Panduan |
|---|---|
| Main Idea / Main Topic / Main Purpose | 10% |
| Factual (Detail) | 24% |
| Negative | 9% |
| Scanning | 4% |
| Inference | 12% |
| Vocabulary in Context | 26% |
| Reference | 10% |
Ciri pilihan jawaban: Keempat opsi gramatikal dan tampak logis bagi pembaca yang tidak teliti; distraktor kerap bersandar pada informasi teks yang benar, tetapi tidak menjawab pertanyaan. Latih precision reading.
Strategi Umum Reading Comprehension TOEFL (ITP/PBT)
Reading Comprehension TOEFL menuntut efisiensi. Berikut prinsip inti dari materi buku:
-
Kenali petunjuk (directions) sebelumnya; jangan habiskan waktu membaca ulang petunjuk saat tes—fokus ke soal.
-
Jangan baca teks penuh di awal. Baca pertanyaan lebih dulu, ingat kata kunci, lalu telusuri bagian relevan.
-
Tak masalah topik tidak familier—semua informasi jawaban ada pada teks.
-
Jangan kosongkan jawaban; tebak terarah lebih baik daripada kosong.
-
Waktu sangat terbatas: 55 menit/50 soal ⇒ kelola energi & ritme.
Tambahan dari bagian “Tips Reading” buku: prioritaskan soal kosakata & detail (mudah dilokasikan), baca soal terlebih dahulu, gunakan scanning, saring ide pokok dan kesimpulan, dan tingkatkan kecepatan dengan kebiasaan membaca.
Perbedaan Format: TOEFL ITP/PBT vs TOEFL iBT (Update ETS)
-
ITP/PBT (institusional): Reading sebagai Section 3 dengan beberapa bacaan; menguji pemahaman tersurat/tersirat dan kosakata. ETS
-
iBT (resmi ETS, global): Sejak 26 Juli 2023, Reading berisi 2 bacaan × 10 soal (≈700 kata per bacaan), total 35 menit. Tes iBT dipangkas agar total <2 jam dan navigasi dipermudah. ETS+2ETS+2
Kesimpulan praktis: Jika Anda menargetkan kampus/instansi yang meminta TOEFL iBT, latih stamina membaca lebih fokus pada 2 bacaan, namun pertahankan penguasaan tipe soal klasik (main idea, detail, inference, vocab in context, reference) yang pada dasarnya tetap relevan. ETS
Teknik Membaca Efisien (Didukung British Council & Purdue OWL)
Untuk mengamankan skor Reading Comprehension TOEFL, kombinasikan strategi dari materi buku dengan literatur pengajaran membaca:
Skimming, Scanning, Surveying
-
Surveying: memetakan tata letak teks (judul, subjudul, gambar, grafik) sebelum membaca mendalam. TakeIELTS
-
Skimming: membaca cepat untuk gagasan umum (general idea); berguna sebelum mengerjakan Main Idea/Main Purpose. TakeIELTSTeachingEnglish
-
Scanning: menyapu teks untuk data spesifik (angka, nama, istilah); ampuh untuk Factual/Detail & Reference. TakeIELTS
Active/Targeted Reading
-
Active reading: membaca dengan tujuan (goal-directed), menandai (annotate), dan membuat pertanyaan bimbingan (guiding questions). Purdue OWL+1
-
Targeted reading (artikel/buku): gunakan skimming terarah (pendahuluan & simpulan lebih dulu), lalu telusuri bagian yang relevan dengan kata kunci dari soal. Purdue OWL+1
-
Close reading: pelan-teliti saat butir soal menuntut inferensi atau nada/sikap; hindari baca “sekilas” untuk butir-butir bernuansa. Purdue OWL
Panduan Langkah-Per-Langkah (ITP/PBT)
Reading Comprehension TOEFL pada ITP/PBT idealnya didekati dengan pola kerja yang sistematis:
-
Lihat daftar pertanyaan dulu. Catat kata kunci (nama ilmiah, tahun, istilah teknis).
-
Skimming paragraf pembuka & penutup untuk memetakan topik-utama dan tujuan penulis (mengarahkan ke Main Idea/Main Purpose).
-
Scanning teks sesuai urutan pertanyaan (umumnya linear), fokus pada detail (angka, definisi, contoh).
-
Vocab in Context: baca kalimat sebelum-sesudah kata target; uji padanan makna yang paling sesuai konteks, bukan definisi kamus.
-
Reference: tentukan rujukan pronoun/kata ganti atau kata rujukan (this/that/these/those/it/they).
-
Inference: lakukan close reading; cari implikasi yang paling kuat didukung teks, hindari opsi spekulatif.
-
Negative: tandai kata negasi (NOT/EXCEPT) agar tidak terjebak memilih pernyataan benar yang bukan jawaban.
-
Time-boxing: 1 bacaan ≈ 10 soal; target ≤10–11 menit/bacaan. Jika macet, lewati sementara dan kembali di akhir. (Prinsip umum efisiensi waktu.)
-
Jangan kosongkan jawaban—pilih opsi terbaik yang tersisa, bahkan jika menebak terarah.
Strategi Spesifik per Jenis Pertanyaan
1) Main Idea / Main Topic / Main Purpose (10%)
Tujuan: menemukan gagasan inti atau tujuan penulis. Taktik:
-
Skim paragraf pembuka & penutup, identifikasi pola organisasi (definisi → contoh, sebab → akibat, perbandingan, problem → solusi).
-
Pastikan jawaban paling luas yang mencakup keseluruhan isi, bukan detail minor.
-
Contoh stem: “What is the main purpose of the passage?” / “What is the passage mainly about?”
2) Factual/Detail (24%)
Tujuan: menarik informasi tersurat. Taktik:
-
Gunakan scanning; cocokkan kata kunci di soal dengan lokasi pada teks.
-
Hati-hati dengan parafrase: opsi benar sering mengungkapkan ulang detail.
3) Negative (9%)
Tujuan: menemukan pernyataan yang TIDAK disebutkan/benar. Taktik:
-
Tandai NOT/EXCEPT; periksa tiga opsi benar, satu opsi bukan bagian teks.
4) Scanning (4%)
Tujuan: menemukan elemen spesifik (angka, nama, istilah). Taktik:
-
Cari bentuk visual (angka/simbol) dan huruf kapital (nama ilmiah, tokoh).
5) Inference (12%)
Tujuan: menyimpulkan hal tersirat. Taktik:
-
Gunakan close reading; pilih jawaban yang paling tersirat kuat oleh bukti tekstual, bukan asumsi.
6) Vocabulary in Context (26%)
Tujuan: makna kata dalam konteks. Taktik:
-
Baca sebelum-sesudah kata; ujikan padanan yang paling pas alur ide. Persentase tinggi ⇒ prioritas pengerjaan.
7) Reference (10%)
Tujuan: rujukan pronomina/kata penunjuk. Taktik:
-
Cocokkan it/they/this/that/these/those dengan antecedent terdekat yang secara makna paling logis.
Waspada Distraktor: Banyak opsi terdengar benar karena memetik fakta dari teks, tetapi tidak menjawab pertanyaan yang diajukan. Pastikan answer-evidence alignment.
Manajemen Waktu & Konsentrasi
Materi buku menekankan dua hal: Timing dan Concentration—keduanya saling menopang. Rekomendasi praktik:
-
Pra-tes: kenali pola soal dan petunjuk lebih awal.
-
Saat tes: mulai dari soal yang bisa; bila buntu, lewati untuk mengamankan poin lain dulu (opportunity cost).
-
Rasio waktu: 1 menit/soal sebagai patokan; checkpoint tiap 10 soal.
Pada iBT, dua bacaan memberi waktu lebih fokus per soal, namun tingkat kedalaman tetap akademik; tujuan penilaian tidak berubah—memahami wacana kuliah/universitas. ETS
Contoh Aplikasi
Paragraf (ringkasan): Photosynthesis in C4 plants minimizes photorespiration by spatially separating initial CO₂ fixation and the Calvin cycle…
Q1—Main Purpose: What is the passage mainly about? → Optimasi fotosintesis C4 untuk mengurangi fotorespirasi.
Q2—Detail: According to the passage, where does the Calvin cycle occur in C4 plants? → Sel bundle sheath (cocokkan istilah pada teks).
Q3—Vocab in Context (“minimizes”): padanan paling pas konteks = reduces.
Kiat: skimming kalimat awal/akhir paragraf (Main Purpose), lalu scanning kata kunci “Calvin cycle” (Detail), dan cek kalimat sekitar kata “minimizes” (Vocab in Context).
Kesalahan Umum & Cara Menghindari
-
Membaca seluruh teks dulu hingga habis ⇒ ganti dengan questions-first + scanning.
-
Lengah pada NOT/EXCEPT ⇒ beri marking visual pada kata negasi.
-
Terlalu lama di 1 soal ⇒ terapkan time-box, pindah dulu.
-
Kosongkan jawaban ⇒ selalu isi, minimal educated guess.
-
Tertipu parafrase ⇒ pastikan elemen jawaban match dengan pertanyaan, bukan sekadar “ada di teks.”
Ringkasan Format (iBT) — Rujukan ETS (Update 2025)
| Komponen | Rincian |
|---|---|
| Jumlah bacaan | 2 |
| Panjang per bacaan | ~700 kata |
| Soal | 10 per bacaan (total 20) |
| Durasi | 35 menit |
| Catatan ETS 2023 | iBT dipersingkat; instruksi & navigasi disederhanakan; unscored items dihapus. |
Sumber ETS resmi. ETS+2ETS+2
Key Takeaways (5 Poin)
-
Reading Comprehension TOEFL menuntut kecepatan + ketelitian; latih questions-first, scanning, dan close reading saat perlu.
-
Pahami format tes yang Anda ambil: ITP/PBT (5 bacaan/50 soal/55 menit) vs iBT (2 bacaan/20 soal/35 menit).
-
Prioritaskan tipe soal bernilai waktu—Vocabulary in Context dan Factual sering lebih cepat dituntaskan.
-
Kenali distraktor yang “benar tapi tidak menjawab” dan jangan kosongkan jawaban.
-
Gunakan teknik resmi (surveying, skimming, scanning, active/close reading) dari British Council & Purdue OWL untuk meningkatkan efisiensi.
TERKAIT: Written Expression TOEFL ITP: Strategi, Contoh, & Checklist Kesalahan

Leave a Comment