Transitional paragraph TOEFL (sering muncul di sesi Reading Comprehension pada format PBT/ITP) menilai pemahaman Anda terhadap koherensi dan alur gagasan antaraparagraf. Soal ini biasanya meminta Anda menebak topik paragraf sebelum bacaan (preceding) atau sesudah bacaan (following) berdasarkan petunjuk tekstual di kalimat awal/akhir dan hubungan logis antargagasan. Artikel ini membedah konsep, ciri pertanyaan, langkah pengerjaan, contoh lengkap, serta menautkan prinsip koherensi dari sumber tepercaya seperti ETS, British Council, dan Purdue OWL agar Anda memahami mengapa strategi tersebut efektif—bukan sekadar apa yang harus dilakukan.
Salah satu kunci di TOEFL iBT yang beririsan konsepnya adalah tipe Insert Text—menempatkan kalimat pada posisi paling masuk akal—yang menuntut pemahaman urutan logis ide dalam paragraf. Prinsip yang sama membantu Anda menebak paragraf transisi di TOEFL PBT/ITP. ETS+1
Apa Itu Transitional Paragraph Questions?
Transitional Paragraph Questions menanyakan topik paragraf yang mendahului paragraf pertama (preceding) atau topik paragraf yang akan menyusul setelah paragraf terakhir (following). Pada buku panduan latihan TOEFL, ciri pertanyaan dan strategi ringkasnya dirumuskan sebagai berikut:
-
Preceding Paragraph: “The paragraph preceding the passage will most likely talk about… / …most likely discusses…”
Strategi inti: baca kalimat pertama bacaan untuk menangkap set-up topik; bila pada opsi terdapat artikel a/an/the, prioritaskan subjek yang diawali a/an (umum/pengenalan), bukan yang terlalu spesifik. -
Following Paragraph: “The paragraph following the passage will most likely talk about… / …most likely discusses…”
Strategi inti: baca kalimat terakhir bacaan, lalu pilih opsi yang menunjukkan konektor (conjunction) dan keterkaitan ide sehingga wajar menjadi kelanjutan pembahasan. Pilih jawaban yang bersifat umum, dan hindari opsi yang sudah diulas rinci di teks.
Secara konseptual, kemampuan ini adalah turunan dari koherensi (coherence) dan kekohesifan (cohesion) dalam tulisan akademik: ide harus terorganisasi logis dan dihubungkan dengan perangkat transisi. British Council menegaskan koherensi sebagai “alur ide yang terorganisasi dan mudah diikuti”, sedangkan kohesi terkait penggunaan linking words serta relasi antarbagian tulisan. TakeIELTSBritish Council
Purdue OWL menyebut transitional devices sebagai “jembatan” yang membantu pembaca menafsirkan hubungan ide antarkalimat/antarparagraf. Purdue OWL+1
Dua Jenis Soal Transitional Paragraph TOEFL (Preceding vs Following)
A. Transitional Paragraph: Preceding Paragraph
Definisi
Menanyakan topik paragraf yang kemungkinan muncul sebelum paragraf pertama bacaan. Ini adalah “pemanasan topik”, sehingga jawabannya cenderung umum dan mengantar ke paragraf 1.
Ciri pertanyaan
-
The paragraph preceding the passage will most likely talk about …
-
The paragraph preceding the passage most likely discusses …
Strategi utama
-
Baca kalimat pertama bacaan untuk mengidentifikasi topic setup dan cakupan umum.
-
Utamakan opsi bernuansa umum/pengantar, sering kali berupa frasa nominal dengan artikel a/an (indikasi new information yang belum dispesifikkan).
-
Eliminasi opsi yang sudah dibahas rinci di paragraf 1 (itu bukan pengantar—itu isi!).
Mengapa efektif (sudut pandang retorika)
Kalimat pertama secara konvensi memuat topik/arah bahasan; sebuah paragraf pendahulu cenderung memperkenalkan domain umum—konvensi ini selaras dengan insert/ordering logic pada TOEFL iBT Insert Text yang menguji urutan gagasan. ETS
B. Transitional Paragraph: Following Paragraph
Definisi
Menanyakan topik paragraf yang wajar menyusul sesudah paragraf terakhir. Fokusnya pada penutup teks dan arah kelanjutan logis.
Ciri pertanyaan
-
The paragraph following the passage will most likely talk about …
-
The paragraph following the passage most likely discusses …
Strategi utama
-
Baca kalimat terakhir bacaan untuk menangkap handover cue (mis. ringkasan/implikasi/limitasi).
-
Pilih opsi yang memakai konektor atau jelas mengaitkan ide yang baru akan dikembangkan (lanjutan tematik).
-
Utamakan jawaban umum sebagai opening bagi paragraf baru; hindari opsi yang telah diulas rinci.
Mengapa efektif (sudut pandang retorika)
Kalimat terakhir kerap menandai transisi (implikasi, saran penelitian lanjut, aplikasi praktis), sehingga kelanjutan paragraf yang wajar adalah topik yang secara logis diproyeksikan dari penutup tersebut. Prinsip ini identik dengan gagasan koherensi (alur) dan kohesi (penanda relasi) dalam penulisan akademik. TakeIELTSPurdue OWL
Tabel Ciri, Petunjuk, dan Strategi Jawaban
| Jenis Soal | Pertanyaan Khas | Fokus Bukti | Pola Jawaban Paling Masuk Akal | Jebakan Umum |
|---|---|---|---|---|
| Preceding | The paragraph preceding the passage will most likely talk/discuss… | Kalimat pertama paragraf 1 | Opsi umum yang memperkenalkan domain/topik; sering berupa frasa nominal dengan a/an | Opsi terlalu spesifik atau sudah dirinci di paragraf 1 |
| Following | The paragraph following the passage will most likely talk/discuss… | Kalimat terakhir paragraf terakhir | Opsi yang menandai kelanjutan tematik dengan konektor yang relevan | Opsi yang mengulang materi sebelumnya tanpa arah baru; atau melompat topik |
Prinsip Koherensi & Kohesi: Dasar Logika Transisi
-
Koherensi (coherence): gagasan terorganisasi dan mudah diikuti; urutan ide terasa natural. TakeIELTSBritish Council
-
Kohesi (cohesion): perangkat transisi (e.g., however, therefore, in addition, subsequently, in contrast), referensi (this trend, such evidence), dan pengulangan terkontrol membantu pembaca mengikuti hubungan antaride. Purdue OWL
-
Urutan logis gagasan diuji secara eksplisit di TOEFL iBT melalui Insert Text—kemampuan sama membantu Anda menilai paragraf sebelum/sesudah di TOEFL PBT/ITP. ETS
Kiat praktis dari Purdue OWL: perlakukan transisi sebagai “jembatan” antarbagian agar tidak ada “loncatan” ide yang mendadak. Buatlah isyarat wacana yang konsisten. Purdue OWL
Langkah Pengerjaan yang Sistematis
Checklists umum (berlaku untuk Preceding & Following)
-
Baca prompt dengan saksama—pahami apakah yang ditanya preceding atau following.
-
Petakan kata kunci topik di kalimat pertama/terakhir (istilah teknis, entitas, rentang waktu, klaim utama).
-
Cari sinyal relasi (kontras, sebab-akibat, generalisasi→spesifik, kronologi).
-
Bandingkan opsi: buang yang terlalu spesifik, menyimpang, atau sudah dipaparkan rinci.
-
Pilih opsi umum yang paling kompatibel sebagai pengantar (preceding) atau sebagai kelanjutan (following).
Heuristik kilat
-
Preceding → tanya diri: “Kalau saya menulis paragraf sebelum ini, topik umum apa yang wajar mengantar kalimat pertama bacaan?”
-
Following → tanya diri: “Kalau saya menulis lanjutan setelah ini, topik umum apa yang wajar turun dari kalimat terakhir bacaan?”
Kaitan dengan tipe soal iBT yang relevan
-
Insert Text: melatih sense of fit kalimat dalam alur—berguna untuk menilai transisi antaraparagraf. ETS
-
Rhetorical Purpose/Inference: memahami mengapa penulis menyebutkan sesuatu—ini juga membantu menebak arah kelanjutan. ETS
Contoh Soal & Pembahasan
Contoh 1 — Preceding Paragraph
Potongan bacaan (parafrasa ringkas):
Bacaan mendeskripsikan cliff dwellings di wilayah Four Corners (Colorado–Utah–Arizona–New Mexico), ukuran ruang, dan misteri pengabaian permukiman; ada dugaan kekeringan 1276–1299 memicu perpindahan. (Parafrasa dari bagian bacaan dan konteks soal).
“The paragraph preceding this passage most probably discussed … ” (pilihan: another puzzle for archaeologists, the development of the Four Corners area, the explorers who found the cliff dwellers, today’s descendants of the cliff dwellers).
Penalaran
-
Baca kalimat pertama: paragraf awal langsung menjelaskan apa itu cliff dwellings, lokasinya, dan sifat bangunannya.
-
Sebuah paragraf pendahulu yang baik biasanya mengantar topik umum bacaan—misalnya “contoh lain dari teka-teki arkeologi.”
-
Opsi “another puzzle for archaeologists” paling umum dan berperan sebagai set-up untuk mendeskripsikan cliff dwellings sebagai “misteri lain” → wajar sebagai preceding.
-
Opsi seperti “the explorers who found the cliff dwellers” sudah terlalu spesifik dan tidak diperlukan sebagai pengantar; “descendants” juga terlalu maju/sempit.
Jawaban paling masuk akal: another puzzle for archaeologists.
(Pola ini konsisten dengan prinsip topik umum → uraian spesifik dan praktik koherensi di tulisan akademik).
Contoh 2 — Following Paragraph
Skenario terstruktur (dibuat untuk latihan):
Paragraf terakhir sebuah bacaan tentang urban heat island menutup dengan kalimat:
“However, large-scale mitigation will require coordinated policies that integrate building design, transport planning, and urban forestry.”
Analisis
-
Kalimat terakhir menyiratkan arah kebijakan terpadu sebagai lanjutan.
-
Opsi following yang logis: “A discussion of integrated policy frameworks for mitigation (e.g., zoning, transit-oriented development, and tree-canopy targets).”
-
Opsi yang mengulang uraian dampak suhu atau melompat ke topik “global diplomacy” tanpa jembatan akan tampak tidak kohesif.
Prinsip: handover cue di kalimat akhir memproyeksikan agenda pembahasan berikutnya. (Sejalan dengan konsep coherence dan penggunaan linking words sebagai sinyal transisi).
Contoh Kalimat Cue untuk Mendeteksi Transisi
Sinyal Preceding (umumnya tersirat di kalimat pertama)
-
“In general, …” → pengantar domain luas → preceding: pengantar definisi/klasifikasi umum.
-
“Among the best-known examples is …” → artinya paragraf sebelum ini mungkin memperkenalkan kategori umumnya sebelum memberi contoh.
-
“This article focuses on …” → preceding wajar: pengenalan konteks/isu yang mengantar fokus tersebut.
Sinyal Following (umumnya tersirat di kalimat terakhir)
-
“Therefore/Consequently, … will be discussed next.” → cause→effect ke implikasi/kebijakan.
-
“Nevertheless, several limitations remain.” → lanjutan logis: keterbatasan/riset lanjutan.
-
“In practice, this requires…” → lanjutan logis: prosedur/aplikasi.
Jebakan Umum & Cara Menghindarinya
-
Memilih opsi terlalu spesifik sebagai preceding. Ingat, preceding adalah pintu masuk—prioritaskan umum.
-
Mengulang isi untuk following. Lanjutan harus bergerak maju, bukan mengulang.
-
Mengabaikan konektor (however, furthermore, as a result, subsequently). Konektor adalah penanda arah.
-
Tidak meninjau kalimat pertama/terakhir—padahal keduanya adalah lokasi bukti utama.
-
Terlena dengan istilah yang sama, padahal konteks hubungan ide tidak cocok (mis., kata sama tetapi fungsi retorikanya berbeda).
Latihan Soal (dengan Pembahasan Singkat)
Soal A — Preceding
Kalimat pertama bacaan: “Photosynthetic pathways in C4 plants allow efficient carbon fixation under high-temperature, low-CO₂ conditions.”
Mana topik paragraf sebelumnya yang paling mungkin?
A. “A survey of C4 plant distribution across climates.”
B. “A detailed enzymatic mechanism of PEP carboxylase.”
C. “Global agricultural policies for drought resilience.”
D. “An overview of photosynthesis and its environmental constraints.”
Pembahasan: sebagai pengantar, D paling umum dan mengantar ke fokus C4; B terlalu spesifik (mekanisme enzim) dan lebih cocok sesudah uraian umum. (Selaras dengan prinsip umum → spesifik).
Soal B — Following
Kalimat terakhir bacaan: “Yet these field measurements rarely capture winter dynamics, leaving open questions about carbon fluxes during dormancy.”
Mana topik paragraf berikutnya yang paling mungkin?
A. “A review of summer photosynthetic peaks.”
B. “Methodological advances for year-round flux monitoring.”
C. “Historical anecdotes about winter in boreal forests.”
D. “Reiteration of autumn leaf senescence patterns.”
Pembahasan: penutup menyorot keterbatasan musim dingin, maka kelanjutan logis adalah metodologi untuk memantau sepanjang tahun → B.
Tabel Penanda Transisi “Mengantar” vs “Melanjutkan”
| Fungsi | Penanda Umum | Kapan Muncul | Efek pada Jawaban |
|---|---|---|---|
| Mengantar (Preceding) | in general, in essence, broadly, overall, to introduce… | Sering tersirat oleh kalimat pertama | Opsi jawaban mengarah ke definisi/pengantar domain |
| Melanjutkan (Following) | therefore, consequently, in practice, subsequently, furthermore, next, a further issue is… | Tersirat oleh kalimat terakhir | Opsi jawaban mengarah ke implikasi/aplikasi/limitasi/arah riset |
Kesimpulan (Key Takeaways)
-
Transitional paragraph TOEFL menguji koherensi antarapagraf—mendeteksi pengantar (preceding) dan kelanjutan (following) yang paling logis.
-
Bukti lokasi emas: kalimat pertama (untuk preceding) dan kalimat terakhir (untuk following).
-
Pilih opsi yang umum, bukan yang rinci; hindari jawaban yang sudah dibahas detail di teks.
-
Gunakan konektor & perangkat transisi untuk menilai arah alur—ini inti kohesi dan koherensi.
-
Prinsip ini sejalan dengan ETS iBT Insert Text (logika urutan ide) dan Rhetorical Purpose—latihan keduanya meningkatkan “rasa transisi”.
TERKAIT: Reading Comprehension TOEFL: Strategi, Jenis Soal, & Contoh (Update ETS 2025)
Soal dan Pembahasan
1. Passage
Archaeologists working in the lower Nile Delta recently uncovered a cluster of granaries whose layout suggests a centralized method of grain taxation. The storage pits are aligned along a raised embankment and show uniform capacities, implying an administrative authority that standardized measurements across villages. Pottery sherds recovered nearby date to the late Middle Kingdom, and inscriptions mention deliveries counted “by the measure of the crown.”
Question
The paragraph preceding the passage will most likely discuss…
A. the engineering of embankments in flood-prone regions
B. past attempts to decipher Middle Kingdom tax inscriptions
C. a general description of how agricultural taxation emerged in ancient Egypt
D. controversies over the dating of pottery sherds in the Nile Delta
Correct Answer: C
Pembahasan (ID): Kalimat pertama langsung membahas granaries dan bukti pajak hasil panen; paragraf pendahulu yang wajar adalah pengantar umum tentang kemunculan sistem pajak agrikultur sebelum masuk ke contoh spesifik Delta Nil. Opsi A/B/D terlalu sempit/khusus sebagai pengantar.
2. Passage
Although early telescopes revealed sunspots as irregular dark patches, it was the systematic counting of these blemishes over centuries that exposed an approximate 11-year cycle. The periodicity correlates with fluctuations in geomagnetic activity, hinting at a deeper dynamo within the Sun’s interior layers.
Question
The paragraph following the passage will most likely discuss…
A. a detailed biography of the first astronomers who sketched sunspots
B. the mathematical models describing the solar dynamo and its predictive limits
C. unrelated atmospheric phenomena observed on Jupiter
D. how telescope aperture sizes improved sketching accuracy
Correct Answer: B
Pembahasan (ID): Kalimat terakhir menyinggung “deeper dynamo” → kelanjutan logis adalah model matematis dan batas prediksi siklus. Opsi A/D mundur ke sejarah/teknik; C melompat topik.
3. Passage
In the urban core, heat-retaining surfaces amplify nighttime temperatures, but the pattern is not uniform: census tracts with fewer trees and larger asphalt lots show the largest anomalies. These disparities align with redlining maps from the 1930s, suggesting a long tail of planning decisions that still affects thermal exposure today.
Question
The paragraph preceding the passage will most likely discuss…
A. a broad overview of the urban heat island effect and why cities warm differently than rural areas
B. the chemical properties of asphalt production during the 1930s
C. the health outcomes of elderly residents living near freeways
D. a critique of redlining methodologies used by historians
Correct Answer: A
Pembahasan (ID): Paragraf ini langsung menganalisis pola rinci (jumlah pohon, banyak aspal). Paragraf sebelumnya yang wajar adalah pengantar umum efek urban heat island (UHI). Opsi B/C/D terlalu spesifik/menyimpang untuk preceding.
4. Passage
When paleontologists compared isotopic signatures in tooth enamel across several hominin sites, they found recurring evidence of seasonal movement between lowland and upland foraging grounds. Such mobility likely buffered groups from localized resource failures while also shaping social contacts.
Question
The paragraph following the passage will most likely discuss…
A. specific social consequences, such as mate exchange networks and knowledge transfer
B. the mineral composition of tooth enamel in modern primates
C. criticisms that isotopic analysis is too expensive for field projects
D. an unrelated case study about marine sediment cores
Correct Answer: A
Pembahasan (ID): Kalimat terakhir menyebut implikasi sosial; maka lanjutan wajar mengulas konsekuensi sosial spesifik. Opsi B/C teknis/biaya; D tidak relevan.
5. Passage
Before the spread of interchangeable parts, watchmakers in Swiss valleys crafted movements almost entirely by hand, which made repairs slow and expensive. The arrival of standardized components transformed not only production but also the geography of labor, concentrating skilled tasks in fewer hubs.
Question
The paragraph preceding the passage will most likely discuss…
A. the general concept of interchangeable parts and its origins in early manufacturing
B. the metallurgy of springs used in nineteenth-century watches
C. a biography of the entrepreneur who opened the first Swiss factory
D. the pricing strategies of watch retailers in Paris
Correct Answer: A
Pembahasan (ID): Paragraf ini membandingkan sebelum–sesudah standar komponen; preceding yang tepat adalah pengantar konsep interchangeable parts. Opsi B/C/D terlalu sempit.
6. Passage
The trial showed that students who received elaborative feedback—comments explaining why an answer was right or wrong—improved more on transfer tasks than peers who received scores alone. Nevertheless, improvements plateaued after week four, indicating that feedback timing and dosage might mediate the benefits.
Question
The paragraph following the passage will most likely discuss…
A. a literature review on transfer tasks in physics
B. detailed guidelines for scheduling feedback frequency and timing in classroom practice
C. historical grading policies at elite universities
D. an argument against standardized testing
Correct Answer: B
Pembahasan (ID): Penutup menyiratkan “timing and dosage” → kelanjutan logis: panduan penjadwalan frekuensi/waktu umpan balik. Opsi A terlalu umum; C/D menyimpang.
7. Passage
By the time settlers reached the leeward coast, they carried cultivars already adapted to salt-laden winds. Oral traditions recall selective planting near stone walls, a practice that created sheltered microclimates where tubers could thrive despite scant rainfall.
Question
The paragraph preceding the passage will most likely discuss…
A. a general introduction to environmental challenges on the island archipelago
B. the chemistry of salt crusts forming on volcanic rocks
C. nautical routes used by the earliest settlers
D. a comparison between tubers and cereals in global trade
Correct Answer: A
Pembahasan (ID): Paragraf ini menyelam ke strategi adaptasi spesifik; pengantar wajar adalah tantangan lingkungan kepulauan secara umum. Opsi B/C/D bukan setup topik.
8. Passage
Though the museum labels emphasize the painter’s innovative pigments, contemporary letters reveal a preoccupation with patrons’ tastes and the pricing of commissions. This tension between experimentation and market demand shaped not only the subjects he chose but also his workshop’s scale.
Question
The paragraph following the passage will most likely discuss…
A. a close reading of letters to show how pricing influenced subject selection in specific paintings
B. a catalog of every pigment used in his early career
C. the biographies of all his patrons
D. a summary of exhibition layouts in modern museums
Correct Answer: A
Pembahasan (ID): Akhir paragraf menyorot ketegangan eksperimen vs pasar memengaruhi subjek & skala bengkel → lanjutan wajar: bukti surat pada karya-karya spesifik. Opsi B/C/D tidak memajukan argumen.
9. Passage
The trial balance sheets show that the cooperative’s cash reserves swung widely during harvest months, a volatility dampened only after the adoption of invoice factoring. Members reported fewer delayed payments from buyers, allowing them to purchase fertilizer at more favorable times.
Question
The paragraph preceding the passage will most likely discuss…
A. an overview of the cooperative’s financial constraints and common cash-flow problems in agriculture
B. a tutorial on double-entry bookkeeping
C. a legal history of invoice factoring in international law
D. interviews with fertilizer suppliers about price collusion
Correct Answer: A
Pembahasan (ID): Paragraf ini membahas volatilitas kas dan solusi invoice factoring; maka preceding yang wajar adalah gambaran umum masalah arus kas di pertanian. Opsi B/C/D terlalu sempit/menyimpang.
10. Passage
Linguists have shown that heritage speakers often maintain phonology while reducing inflectional morphology, a pattern attributed to limited formal schooling in the heritage language. Yet community schools vary widely in hours and curricula, leaving open which components most effectively support grammatical development.
Question
The paragraph following the passage will most likely discuss…
A. detailed program designs comparing hours-per-week and targeted grammar modules
B. biographies of notable heritage speakers
C. a phonetics primer for first-year students
D. the history of compulsory schooling laws
Correct Answer: A
Pembahasan (ID): Kalimat terakhir menyebut variabilitas jam/kurikulum dan pertanyaan efektifitas komponen → kelanjutan logis: rancangan program terperinci untuk menguji jam per minggu & modul tata bahasa. Opsi B–D tidak menjawab handover cue.

Leave a Comment